Pengantar
Penganalisis hidrogen(H600) model ESE-IR-2 kami dapat digunakan untuk mengukur hidrogen secara akurat dalam campuran lima gas. Di sebagian besar industri, campuran gas tersebut mencakup oksigen, karbon monoksida, karbon dioksida, metana, dan hidrogen (O2 / CO / CO2 / CH4 / H2). Metodologi pengukuran/koreksi kami dirancang untuk memastikan bahwa penganalisis gas dilengkapi dengan pengaturan yang tepat untuk menghitung konsentrasi hidrogen dalam campuran gas secara akurat.
Pengukuran gas H2 dari ppm hingga %
spesifikasi | |||||
| GAS | Kisaran Terendah | Kisaran Tertinggi | resolusi LR | resolusi SDM | Akurasi FS |
| CO | 0-5% | 0-100% | 0,001% | 0,01% | ≤ ± 2% |
| CO2 | 0-5% | 0-100% | 0,001% | 0,01% | ≤ ± 2% |
| CH4 | 0-5% | 0-100% | 0,001% | 0,01% | ≤ ± 2% |
| Cn | 0-10% | 0,001% | 0,01% | ≤ ± 2% | |
| DETEKTOR KONDUKTIVITAS TERMAL (TCD) | |||||
| H2 | 0-20% | 0-100% | 0,01% | 0,01% | ≤ ± 3% |
| DETEKTOR ELEKTROKIMIA (ECD) | |||||
| O2 | 0-25% | 0,01% | 0,01% | ≤ ± 3% | |
Alat analisis hidrogen berbasis teknologi Detektor Konduktivitas Termal (TCD) atau Detektor Elektrokimia (ECD) umumnya digunakan untuk mengukur konsentrasi gas hidrogen dalam berbagai aplikasi. Baik TCD maupun ECD merupakan metode yang efektif untuk mendeteksi dan mengukur kadar hidrogen.
Kami menggunakan teknologi TCD (Thermal Conductivity Detector) dalam penganalisis gas hidrogen, termasuk yang dirancang untuk analisis gas hidrogen.
Dalam penganalisis hidrogen berbasis TCD, prinsip operasinya didasarkan pada perbedaan konduktivitas termal antara hidrogen dan gas-gas lain yang terdapat dalam sampel. Detektor konduktivitas termal menggunakan dua elemen yang peka terhadap suhu, biasanya berupa kawat platinum atau tungsten. Detektor ini memanaskan kedua sensor untuk mempertahankan suhu konstan. Selain itu, satu elemen terpapar gas referensi, seperti udara atau gas inert, sementara elemen lainnya bersentuhan dengan gas sampel yang mengandung hidrogen. Akibatnya, detektor ini membandingkan perbedaan konduktivitas termal antara kedua aliran gas tersebut.
Ketika gas sampel mengalir melalui TCD, konduktivitas termal gas referensi tetap konstan, sedangkan konduktivitas termal gas sampel berubah karena adanya hidrogen. Perbedaan konduktivitas termal antara gas referensi dan gas sampel menyebabkan ketidakseimbangan suhu antara kedua elemen TCD. Perbedaan suhu ini diukur dan diubah menjadi sinyal listrik, yang kemudian dikorelasikan dengan konsentrasi hidrogen dalam gas sampel.
Alat analisa gas hidrogen berbasis TCD menawarkan beberapa keunggulan:
Teknologi TCD banyak digunakan dalam berbagai aplikasi yang memerlukan pengukuran konsentrasi gas hidrogen yang akurat dan andal, termasuk produksi, penyimpanan, dan distribusi hidrogen, sistem sel bahan bakar, proses industri, dan pemantauan keamanan hidrogen.
Kami akan menghubungi Anda dalam waktu 1 hari kerja, harap perhatikan email dengan akhiran "[email dilindungi]" .
Kami akan mengirimkan katalog kepada Anda segera setelah Anda mengirimkan email