Penganalisis Gas Karbon Dioksida (CO2) IR-GAS-600

Penganalisis Gas Karbon Dioksida (CO2) IR-GAS-600

Penganalisis Gas Karbon Dioksida (CO2) IR-GAS-600

Pengantar

Kami dapat menyediakan alat analisa gas Karbon Dioksida (CO2) dengan teknologi TDLAS dan NDIR untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan. Rentang pengukuran dari ppm hingga % 

Apa prinsip pengukuran gas CO2?

Pengukuran gas CO2 melibatkan penggunaan dua teknologi utama: Spektroskopi Penyerapan Laser Dioda Merdu (TDLAS) dan Inframerah Non-Dispersif (NDIR).

TDLAS adalah teknologi yang relatif baru yang mengandalkan penyerapan cahaya untuk mengukur konsentrasi CO2 dalam gas. Teknologi ini menggunakan laser untuk mendeteksi molekul dalam sampel, lalu menghitung konsentrasi berdasarkan penyerapan optiknya. Teknik ini menguntungkan karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi, dapat mengukur konsentrasi kecil, dan tidak memerlukan kalibrasi dengan gas referensi.

Apa aplikasi pengukuran Karbon Dioksida (CO2)?

Pemantauan Karbon Dioksida (CO2) penting dilakukan untuk menilai secara akurat jumlah emisi CO2 yang dihasilkan selama berbagai kegiatan industri.
  • Tempat pendaratan dan produk pertanian
  • Industri metalurgi
  • Mesin pembakaran, tungku, dan boiler
  • Kendaraan merupakan tiga sumber utama emisi CO2.
  • Gasifikasi
  1. Dalam metalurgi, operator memantau emisi CO₂ untuk menilai efisiensi proses peleburan. Mereka mengukur emisi CO₂ di seluruh proses menggunakan teknologi penginderaan presisi.
  2. Di TPA, operator melacak emisi gas TPA—terutama CO₂ dan CH₄—untuk penilaian efisiensi operasional. Ketika mereka menggunakan gas TPA untuk pembakaran atau pembangkit listrik, mereka mengevaluasi keluaran CO₂ untuk menentukan efisiensi.
  3. Dalam emisi karbon kendaraan, CO2 merupakan gas rumah kaca utama, dan pemantauan emisi ini dapat secara efektif mengukur jenis kendaraan mana yang menghasilkan CO2 terbanyak. Hal ini dapat membantu dalam mengembangkan strategi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca ini dan berkontribusi dalam memerangi perubahan iklim.
Secara keseluruhan, pemantauan CO2 merupakan alat penting untuk menilai jumlah emisi CO2 yang dihasilkan selama berbagai aktivitas industri. Dengan mengukur dan memantau emisi ini, Analisis Gas Karbon Dioksida (CO2) dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan dampak perubahan iklim. Dengan melakukan hal ini, alat ini juga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Spesifikasi

IR-GAS-600 Karbon Dioksida Analisator gas (CO2) adalah jenis sensor gas inframerah baru yang dikembangkan secara independen oleh perusahaan kami untuk pemantauan lingkungan dan analisis gas emisi di lokasi industri. Sensor ini menggunakan probe presisi tinggi dan resolusi tinggi serta sel penyerapan gas dengan hak kekayaan intelektual yang sepenuhnya independen. Sensor ini memiliki karakteristik presisi tinggi, stabilitas yang baik, dan waktu respons yang cepat.

Inframerah non-dispersif (NDIR) adalah metode yang lebih tradisional untuk mengukur gas CO2. Teknik ini mengandalkan penyerapan inframerah pada molekul CO2 dan pendeteksian radiasi inframerah oleh detektor optik. NDIR biasanya digunakan untuk mengukur konsentrasi gas yang lebih besar, namun tidak seakurat atau sensitif seperti TDLAS. Selain itu, NDIR memerlukan kalibrasi dengan gas referensi agar dapat mengukur konsentrasi CO2 dalam sampel dengan tepat.

Prinsip PengukuranInframerah Non-Dispersif (NDIR)
Rentang pengukuranCO2(0~200/500/10000)μmol/mol
Penganalisis gas 4/5:
Rentang atau komponen gas lainnya
dapat disesuaikan
Contoh Aliran Gas(0.8 ~ 1.5) L / menit
Response Time≤60Detik
Kesalahan Pengukuran± 2.0% FS
Melayang± 2.0% FS
Pengulangan2.0%
Waktu pemanasan awal≤60 menit
Sinyal Masukan/KeluaranKuantitas analog/(4~20)mA dan kuantitas switching
(antarmuka ekspansi yang dicadangkan)
Antarmuka DigitalRS232 / RS485

Info

Alat analisis gas karbon dioksida (CO2) yang menggunakan teknologi NDIR (Nondispersive Infrared) adalah perangkat yang dirancang khusus untuk mengukur konsentrasi karbon dioksida (CO2) dalam sampel gas menggunakan prinsip NDIR. Teknologi NDIR telah menjadi metode yang banyak digunakan untuk analisis gas CO2 karena keakuratan dan keandalannya.

Pada alat analisa gas CO2 berbasis NDIR, prinsip kerjanya melibatkan pengukuran penyerapan cahaya infra merah oleh molekul CO2. Alat analisa memancarkan cahaya inframerah pada panjang gelombang tertentu yang diserap oleh CO2, sedangkan gas lain dalam sampel tidak menyerap secara signifikan pada panjang gelombang tersebut. Dengan mengukur jumlah cahaya yang diserap, alat analisa dapat menentukan konsentrasi CO2 dalam sampel gas.

Berikut ini ikhtisar sederhana tentang cara kerja alat analisa gas CO2 NDIR:

  • Sumber Cahaya Inframerah: Alat analisa ini mencakup sumber cahaya inframerah, biasanya LED inframerah atau dioda laser inframerah yang dapat disetel. Sumber cahaya memancarkan cahaya inframerah pada panjang gelombang tertentu yang sesuai dengan pita serapan CO2.
  • Ruang Sampel Gas: Sampel gas dimasukkan ke dalam ruang atau sel pengukuran, yang memungkinkan cahaya inframerah melewatinya.
  • Detektor: Detektor ditempatkan di sisi lain ruang sampel gas untuk mengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan. Detektor mendeteksi sisa cahaya inframerah setelah melewati sampel gas.
  • Saluran Referensi: Alat analisa juga dapat mencakup saluran referensi yang mengukur intensitas cahaya yang belum melewati sampel gas. Pengukuran referensi ini membantu mengkompensasi variasi intensitas sumber cahaya atau faktor lain yang dapat mempengaruhi pengukuran.
  • Pemrosesan Sinyal: Penganalisis memproses sinyal dari detektor dan saluran referensi untuk menentukan penyerapan cahaya oleh molekul CO2 dalam sampel gas. Sinyal penyerapan kemudian diubah menjadi pembacaan konsentrasi CO2.

Alat analisa gas CO2 berbasis NDIR menawarkan beberapa keunggulan, termasuk akurasi tinggi, stabilitas, dan sensitivitas rendah terhadap gas lain yang ada dalam sampel. Mereka biasanya digunakan dalam aplikasi seperti pemantauan kualitas udara dalam ruangan, pemantauan gas rumah kaca, proses pembakaran, dan pengendalian emisi industri.

Saat memilih penganalisis gas CO2 NDIR, faktor penting yang perlu dipertimbangkan mencakup rentang pengukuran, akurasi, waktu respons, persyaratan kalibrasi, kemampuan pencatatan data, dan persyaratan aplikasi spesifik apa pun.

Masih ada pertanyaan? Silakan hubungi kami langsung!

Apa aplikasi pengukuran Karbon Dioksida (CO2)?

Pemantauan Karbon Dioksida (CO2) penting dilakukan untuk menilai secara akurat jumlah emisi CO2 yang dihasilkan selama berbagai kegiatan industri.

  • Tempat pendaratan dan produk pertanian
  • Industri metalurgi
  • Mesin pembakaran, tungku, dan boiler
  • Kendaraan merupakan tiga sumber utama emisi CO2.
  • Gasifikasi
  1. Dalam metalurgi, operator memantau emisi CO₂ untuk menilai efisiensi proses peleburan. Mereka mengukur emisi CO₂ di seluruh proses menggunakan teknologi penginderaan presisi.
  2. Di TPA, operator melacak emisi gas TPA—terutama CO₂ dan CH₄—untuk penilaian efisiensi operasional. Ketika mereka menggunakan gas TPA untuk pembakaran atau pembangkit listrik, mereka mengevaluasi keluaran CO₂ untuk menentukan efisiensi.
  3. Dalam emisi karbon kendaraan, CO2 merupakan gas rumah kaca utama, dan pemantauan emisi ini dapat secara efektif mengukur jenis kendaraan mana yang menghasilkan CO2 terbanyak. Hal ini dapat membantu dalam mengembangkan strategi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca ini dan berkontribusi dalam memerangi perubahan iklim.

Secara keseluruhan, pemantauan CO2 merupakan alat penting untuk menilai jumlah emisi CO2 yang dihasilkan selama berbagai aktivitas industri. Dengan mengukur dan memantau emisi ini, Analisis Gas Karbon Dioksida (CO2) dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan dampak perubahan iklim. Dengan melakukan hal ini, alat ini juga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Minta Penawaran Cepat!

Kami akan menghubungi Anda dalam waktu 1 hari kerja, harap perhatikan email dengan akhiran "[email dilindungi]" .

Dapatkan Penawaran !

Kami akan mengirimkan katalog kepada Anda segera setelah Anda mengirimkan email